welcome to rumahpenuhcokelat,,

ini adalah ruanganku, ruang terkecil yang menyimpan banyak cerita.. dan semuanya ingin kubagi dengan kalian ^^
i love chocolate..

Jumat, 29 Oktober 2010

Malam Itu Adalah Aku

Sebutlah aku sebagai malam
Memiliki kalian sebagai bulan dan bintangnya
Gelap, kelam, hitam, muram
 Itulah aku saat sendiri
Aku pasti kesepian dan hanya bergelut dengan awan yang mendadak hitam
Atau tiba-tiba menciut saat hujan deras dan badai datang saat aku mulai menampakkan diri dengan petang
Tapi masih ada kalian, memangku aku dalam cahaya bintang atau memercikkan sinar pantulan bulan
Akupun bernafas lega dan nyaman
Memandang bintang yang tak kunjung lelah meninabobokan aku dalam ayunan
Memandang bulan yang berpendar pancarkan sinarnya kemerahan
Aku suka, sangat suka dengan kalian
Sampai akhirnya gerhana datang, entah memberi keindahan atau kebutaan
Aku tersentak, membiarkan hatiku luluh lantak
Aku tak bisa memandang bulanku bersinar dengan leluasa
Yang ku tahu pasti bintang merindukan bulannya yang selalu ada untuk kami sebelum gerhana datang.
Kami tak pernah tau ini akan berlanjut sampai kapan
Apakah malam dan bintang pun punya Tuhan???

Kamis, 28 Oktober 2010

Lolipop, manisnya semanis persahabatan :)

Waaaaaaaaaaaahhhh senangnya punya lolipop enak, manis, segar dan memperbaiki mood yang telah menurun. Seperti kamu sahabatku, selalu ada dan siap membuat tawa tanpa terlewat barang satu waktu..hihihi

Rabu, 27 Oktober 2010

23 September 2010, Aku Lupa dan Melewatkan Ulangtahun Mama :'-(

Jika Tuhan adalah pemberi nyawa kepada semua manusia, maka Mama adalah pemberi nyawa pada seluruh sekat ruang di jiwaku. Mama adalah sosok wanita tegar dan sangat cantik dari dulu hingga sekarang (setidaknya dimataku dia begitu sempurna). Mama itu..wanita pembela saat aku cengeng dijahili teman sekolah ketika SD, wanita pemberi maaf saat aku nakal dan keluar sore-sore karena naksir teman sebaya, wanita pelindung saat aku hilang arah dan tak bisa menahan airmata saat disakiti oleh oranglain. Persisnya, aku menganggap mama adalah SUPERHERO, WONDERWOMAN, MALAIKAT, PEMBERI HIDUP DALAM JIWA (tentunya setelah Tuhan yang memberikan hidup pada ragaku).

Sore itu aku meninggalkan Mama sendiri di rumah, karena Bapak akan bekerja hingga malam dan aku harus kembali ke Bandung untuk kuliah karena liburan panjang telah berakhir. Tanggal 19 September 2010 tepatnya, 4 hari sebelum ulangtahun Mama aku harus rela meninggalkan rumah sederhana yang hanya ditinggali oleh kami bertiga. Berat rasanya harus pergi dan kembali menjalani rutinitas seperti biasa, akhirnya aku benar-benar rela untuk berangkat ke Kota Bandung.

Senin pagi setelah tiba di kosan, aku mendadak sakit. Gilang (laki-laki yang 4,5 tahun ini selalu menemaniku) mengantarkanku ke dokter. Aku harus istirahat 3 hari dan tentu saja aku tidak bisa masuk kuliah. Aku mengabari Mama dan Bapak di rumah, mereka khawatir walaupun aku bilang kondisiku sudah cukup membaik. Tanggal 22 September 2010, Mama dan Bapak tiba-tiba sudah ada di halaman kosan, saat itu pukul 22.00 WIB dan aku masih ditemani Gilang karena rasa khawatir menahan kakinya untuk pergi meninggalkan aku dalam kondisi sakit.

Peluk cium Mama dan Bapak memang obat mujarab, aku merasa agak baikan setelah bertemu mereka. Kami berempat (aku,Gilang,Mama dan Bapak) tidur di kasur yang seadanya karena waktu itu memang sudah larut malam dan kami tak bisa lagi menahan kantuk.
Keesokan harinya adalah hari Kamis, tanggal 23 September 2010, Mama mandi dan bersiap untuk pulang ke Sukabumi. Kami sempat ke ATM yang ada di kampus untuk mengambil sejumlah uang karena Mama dan Bapak akan membeli sesuatu untukku. Mama dan Bapak pulang, aku menjalani aktivitas seperti biasa.

 Beberapa minggu dari tanggal itu aku baru ingat bahwa Gilang sebentar lagi ulangtahun di bulan November, tapi yang lebih menyesakkan dada adalah aku sadar bahwa Mama lah yang lebih dulu berulang tahun daripada Gilang karena Mama lahir di bulan September. Cepat-cepat aku membuka kalender di handphone dan ternyata sekarang sudah bulan Oktober. Aku tak bisa membendung airmata yang hampir jatuh karena merasa bodoh dan merasa telah mengecewakan Mama. Cepat-cepat aku mengetik SMS untuk Mama,

"Ma, maaf telah melewatkan hari spesialmu, maaf karena aku tak ingat dan lupa melihat tanggal saat Mama ulangtahun,, tapi doaku selalu untuk mama dan tidak pernah berhenti mendoakanmu."


Mama membalas,
"Tidak apa-apa sayangku, yang penting Agil menyayangi Mama lahir batin"

Mama memang paling bisa meredakan cemasku, cemas yang ku bangun sendiri karena takut dia terluka aku melupakannya. Setidaknya aku tau, Mama tak pernah meminta yang muluk-muluk, cukup menyayanginya dengan ikhlas maka senanglah batinnya sebagai seorang ibu yang namanya selalu terukir di hati anak kesayangannya. I LOVE U MOM,, :-)

Jumat, 22 Oktober 2010

ini bukan apa-apa ?

^.^
Dimulai dr pertengkaran hebat, saling membenci dan selalu egois.

mereda,,

kemudian selalu ada obrolan kecil setiap pertemuan.

Suasana akhirnya mencair,,saling mengerti dan memulai dr awal.

setiap hri qta saling mengerti,,
Sampai saat ini aq masih ingin mengerti. Dan aq pun tau qm jg sedang berusaha yg terbaik..

Selalu ada rencana yg ingin kita ukir bahagianya kelak.
Selalu sayang qm .

RagiLank
08mei06

Diramal Papa Loreng

Awalnya saya tidak percaya kalo temennya pcar sy itu bisa tau sesuatu d masa lalu n masa skrg..
Dia blg, 'jangan percaya ramalan, ini hanya pembacaan garis tangan,,lagipula saya ga tahu ttg msa depan..sy cuma coba menebak apa yg sudah dan sedang terjadi'.

Pacar saya menyodorkan tangan kanannya untuk d baca s papa loreng,,
'Di keluarga kamu bla..bla..bla.. Masalah cintanya, kamu itu sensitif, tegas yg cenderung galak, dan membebaskan pasangan karna bljr dr pengalaman terdahulu, dulu kamu overprotektif dan dua kali dibohongi wanita. Untungnya kamu dekat dengan keluarga pacar kamu, kalian saling percaya, tp ada kendala di fondasi hubungan..karena dulu fondasi itu kalian bangun dengan puing-puing'
(hmm,,ada benarnya ..smua yg keluar dr mulutnya memang pernah terjadi..kami pacaran karena iseng-iseng :-) )

Kemudian saya ingin d tebak juga,,hihihi..
Dia blg, 'kamu org yg slalu mementingkan org lain tanpa memikirkan diri sendiri..kamu ibarat lilin, bisa menerangi org lain tp kamu sendiri leleh..kamu tdk bisa menolak kalau ada org yang meminta bantuan, pdahal kamu sendri msih perlu d bantu. Kamu bisa mencari solusi utk msalah2 org lain..tp msalah kamu sendri ga pernah selesai..sifat kamu ada baik dan buruknya..baiknya, kamu adalah orang yang pemaaf.buruknya adalah kamu gampang d manfaatkan orang lain *benar sekali*..mulai skrg, beranilah untuk berkata TIDAK..
Masalah cinta, kamu sudah klop dengan pasangan tapi feeling nya kurang kuat..jgn memikirkan hal-hal yg kurang penting utk dpkirkan, karena itulah hal dominan yg membuat kamu nantinya putus asa dan drop'.

ahaha..seru juga td tu..
Dia bisa nebak apa yg sudah dan sedang terjadi..
Baca pikiran org atau baca garis tangan yaa?
Jd penasaran..kok bisa tau sih?
Ahaha..

Yang pasti, percaya itu ke Allah..tebak2an atau ramalan ini cuma seru2an pas berhasil ketebak aja :-)

catatan kecil untuk Gilang Adhitya Permana

Kamu penyemangat saia.
Sungguh,rasa sakit yg kerap saia rasakan akhirnya luntur juga.

Kamu sangat hebat,seperti halnya meminta kepada tuhan, meminta pada kamu pun ckup sering dikabulkan.

Tapi saia lebih cinta tuhan dibanding kamu.
Jadi kamu jgn cemburu _^

(catatan 26 Maret 2010)

(catatan 26 Maret 2010)
 
Astaghfirullah..

Hela nafas ibu itu seakan mengingatkanku pada mama.
Anak yg duduk di sampingnya tak henti mengomel dan ketus didepan wajah ibunya sendiri.
Perkataan baik, dijawab dengan muka sangar.
Pernyataan menghibur, dibalas dengan rengek marah dan luapan emosi.

Angkutan umum ini sudah sesak, tak terbayang rasa sesak sang ibu saat anaknya membentak.
Tepat d hadapanku,
Tepan d hadapan orang banyak.

Seketika hati ini emosi, melihat sang ibu yg tetap tersenyum dan menghela nafas saat si anak marah-marah tak jelas.

Dalam bahasa jawa dia bicara, kurang lebih artinya seperti ini :
'Kalo aq ngambil buku resep itu sekarang, yg ada aq cape. Ga mikir apa?! jalanan dago itu macet kalo jam 6 sore ke atas. Apalagi harus bawa2 3Jinjingan ini.'

Dengan pembawaan tenang si ibu menjawab :
'Yo wis, ojo nesu (yaudah jgn marah).. Biar ibu yg bawa.'

APAAAAAAAAAAAAAAAAA?????!!!!
3 Jinjingan kantong plastik yg besarnya tak kalah besar dengan tubuh tambunnya, dia serah pasrahkan pada ibu yg sudah renta?
Keterlaluan..

Setelah kuhitung, aq beristighfar 11kali..
Ya Allah, terimakasih atas peringatan dan tegurannya.
smoga aku tidak lagi menyakiti hati seorang ibu setelah ini. Amiin.
· · Share